'Cani-Tech' Inovasi Petani Madu
Program Kolaborasi
Project Sosial Masyarakat
Celebes Research Group
Project information
Pengabdian Masyarakat Celebes Research Group di Desa Pammusureng, Kabupaten Bone
Celebes Research Group melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan petani madu di Desa Pammusureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kelompok riset untuk mendorong pemanfaatan teknologi dalam sektor pertanian dan peternakan, khususnya dalam produksi madu lokal. Dalam pengabdian ini, tim Celebes Research Group memperkenalkan dan menyerahkan alat inovatif bernama “Cani-Tech”, sebuah teknologi berbasis Internet of Things (IoT) yang dirancang untuk membantu pemantauan dan pengelolaan peternakan lebah madu secara efisien dan modern. Alat ini merupakan hasil riset dan pengembangan internal tim yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi madu melalui pendekatan berbasis data dan otomatisasi.
Program ini mendapatkan dukungan dari Innovillage 2024, sebuah inisiatif kolaboratif dari PT Telkom Indonesia dan BUMN Indonesia yang bertujuan mendorong inovasi sosial berbasis teknologi di berbagai pelosok negeri. Proses pengabdian berlangsung selama kurang lebih tiga bulan, mencakup sejumlah tahapan penting, antara lain:
Perancangan alat Cani-Tech yang disesuaikan dengan kebutuhan petani lokal,
Perakitan perangkat keras,
Pengujian dan kalibrasi untuk memastikan alat berfungsi optimal di kondisi lapangan,
Pembuatan program perangkat lunak yang menjadi antarmuka pengguna untuk memantau data dari alat, serta
Edukasi dan pelatihan kepada masyarakat tentang cara penggunaan, pemeliharaan, dan perawatan alat agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan teknologi baru kepada masyarakat, tetapi juga mendorong peningkatan literasi digital serta membuka peluang bagi petani madu untuk mengembangkan usaha mereka secara lebih produktif dan efisien. Harapannya, sinergi antara inovasi teknologi dan kearifan lokal ini dapat menjadi model keberhasilan pengembangan desa berbasis teknologi di masa depan.