Ekosistem Biru Mangrove
Program Kolaborasi
Project Sosial Masyarakat
Celebes Research Group
Project information
Celebes Research Group (CRG) bersama Badan Eksekutif (BE) Kemahut Si Unhas baru-baru ini melaksanakan kegiatan penanaman mangrove di kawasan Wisata Mangrove Lantebung, yang bertujuan untuk mendukung dan mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) khususnya pada poin 13, 14, dan 15. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam melestarikan lingkungan, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir.
Poin 13 dari SDGs menekankan pada tindakan nyata untuk mengatasi perubahan iklim. Penanaman mangrove di Lantebung menjadi salah satu langkah konkret dalam mengurangi dampak perubahan iklim, karena mangrove dikenal sebagai salah satu vegetasi yang efektif dalam menyerap karbon dioksida, sehingga mampu mengurangi emisi gas rumah kaca. Mangrove tidak hanya berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi pantai, tetapi juga sebagai penyimpan karbon yang berkontribusi dalam upaya global untuk mencapai Net Zero Emission.
Selanjutnya, kegiatan ini juga mendukung SDGs poin 14, yaitu menjaga ekosistem laut. Ekosistem mangrove adalah salah satu bagian integral dari ekosistem pesisir yang sangat penting untuk kehidupan laut. Kawasan Wisata Mangrove Lantebung, yang menjadi lokasi kegiatan, merupakan habitat bagi berbagai jenis ikan, burung, dan satwa liar lainnya yang bergantung pada ekosistem mangrove. Melalui rehabilitasi kawasan mangrove ini, CRG dan BE Kemahut Si Unhas berupaya memastikan kelestarian ekosistem laut dan pesisir, yang tidak hanya berdampak pada keberlanjutan keanekaragaman hayati, tetapi juga pada keberlanjutan ekonomi masyarakat sekitar yang banyak bergantung pada sektor perikanan dan pariwisata.
SDGs poin 15, yang berfokus pada melindungi, memulihkan, dan mempromosikan penggunaan berkelanjutan ekosistem darat, juga tercermin dalam kegiatan ini. Penanaman mangrove di Lantebung menjadi langkah nyata dalam memulihkan ekosistem yang rusak akibat eksploitasi dan pembangunan yang tidak berkelanjutan. Mangrove berperan penting dalam menjaga keseimbangan alam, mengurangi risiko bencana alam, serta menjaga kelestarian flora dan fauna lokal. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi CRG dan BE Kemahut Si Unhas dalam upaya global untuk melindungi keanekaragaman hayati dan memulihkan ekosistem yang kritis.
Penanaman mangrove di Wisata Mangrove Lantebung merupakan langkah penting dalam mendukung SDGs 13, 14, dan 15. Melalui kolaborasi ini, CRG dan BE Kemahut Si Unhas berharap dapat menjadi pionir dalam mendorong tindakan nyata di tingkat lokal yang berdampak global, serta membangun kesadaran yang lebih luas tentang pentingnya melestarikan ekosistem pesisir dan laut untuk generasi mendatang.